Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar
Lanjutkan Belanja
Kategori
Paling Populer
Tracker

Polling
Darimana anda mengetahui MainanPlus ?
 

Cerdas Memilih Mainan Anak

 

 

 

Dari zaman baheula sampai zaman digital ini, anak tidak pernah terlepas dari mainan. Wajar saja karena sebagian besar waktu anak – tergantung usia – dihabiskan dengan bermain. Nah, tugas kita sebagai orang tua adalah memastikan bahwa bermain bukanlah kegiatan menghabiskan waktu tanpa manfaat, karena anak dapat belajar dengan bermain. Karena itu penting bagi orang tua memberikan mainan yang tepat bagi anak.

Saat ini mainan anak begitu banyak pilihannya. Jika Anda masuk ke toko mainan, baik itu di mal atau toko mainan online, Anda akan dibuat pusing dengan begitu banyaknya pilihan. Tetapi apakah semua mainan cocok untuk anak kita? Tentu tidak. 

Ada beberapa hal penting yang harus menjadi pertimbangan dalam memilih mainan untuk anak kita:

1.   Berapa Usia Anak Kita?
Mainan tidak dibuat untuk semua usia. Jika usia anak Anda di bawah tiga tahun, pastikan Anda memilih mainan untuk anak batita. Untuk lebih mudahnya, Anda tinggal melihat di packagingnya. Jika Anda menemukan tulisan seperti  ini: 3+, artinya mainan ini hanya untuk usia 3 tahun ke atas. Begitu pula jika Anda menemukan tulisan 6+, artinya mainan tersebut diperuntukkan bagi anak yang berusia di atas 6 tahun.
Mengapa 3+? Ada beberapa pertimbangan produsen memasukkan mainan ke dalam kategori ini. Anak usia batita cenderung menjilat dan memakan apapun yang dipegangnya. Oleh karena itu jika dalam mainan terdapat bagian yang berukuran lebih kecil dari mulut, bagian itu dapat tertelan oleh anak. Bahkan berdasarkan pengalaman kami, bagian kecil tersebut dapat masuk ke lubang hidung! Sangat berbahaya! Di samping itu, jika material yang digunakan mengandung cat misalnya. Akan berbahaya jika anak menjilat-jilat dan memasukkan mainan itu ke mulutnya.
Walaupun demikian, berdasarkan pengalaman kami, hampir seluruh mainan untuk anak balita tertulis 3+. Ini akan menyulitkan kita memilih mainan untuk anak kita yang hampir berusia 3 tahun.  Kalau untuk anak kami, kami akan seleksi sendiri. Jika mainan tersebut tidak terdapat bagian yang kecil dan kita dapat memastikan anak tidak menjilat-jilat mainannya, kita masih dapat memeberikan itu sebagai mainan. Tetapi untuk anak usia 0 – 2 tahun, sebaiknya Anda hanya memberikan mainan yang dikhususkan untuk anak usia tersebut, yang biasanya mengandung material yang aman jika mainan tersebut dijilat dan dimasukan ke mulut anak.

 

2.   Jenis Mainan Apa yang Ingin Kita berikan?

Mainan anak sangat beragam jenisnya. Kami mencoba membaginya menjadi beberapa jenis: 

- Mainan Edukatif  
Mainan jenis ini mendorong anak mengenal angka, huruf, bentuk, warna atau jam. Mainan jenis ini juga dapat melatih konsentrasi dan motorik anak.
Contoh: Kotak abjad, meja belajar, berbagai jenis puzzle, dll.

- Mainan Pretend play 
Anak dapat berpura-pura melakukan pekerjaan atau berperan sebagai profesi tertentu.
Contoh: Mainan dokter-dokteran, mainan kasir-kasiran, mainan pertukangan, trolley belanja, dll.

- Mainan Kreativitas
Mainan jenis ini akan mendorong kreativitas anak untuk membuat sesuatu. 
Contoh:  mainan blocks (misal merk LEGO), balok susun, dll

- Mainan Musik
Mainan ini akan mengenalkan anak dengan musik. Anak akan mengenal nada, irama atau lagu.
Contoh: Mainan piano, mainan xylophone, mainan gitar, dll.

- Mainan Hobby & Skill
Mainan yang berupa hobi dan membutuhkan skill tertentu. 
Contoh: Yoyo, gasing, catur, dll 

- Mainan Figure & Character
Mainan yang berupa action figure dari film atau game tertentu. Umumnya mainan jenis ini juga bagus untuk dijadikan pajangan.
Contoh: Figure Minion, Robocar Poli, Super Wings, dll 

- Mainan Die cast Collection
Mainan yang sebagian besar materialnya adalah metal. Biasanya mainan berupa mobil, motor atau pesawat yang dibuat mirip aslinya dengan perbandingan tertentu. Walaupun dapat dimainkan, tetapi biasanya orang membeli mainan ini untuk dikoleksi.
Contoh: die cast merk Kinsmart, Tomica, New Ray, Maisto, dll 

- Mainan Board Games
Mainan anak yang dimainkan di atas papan (board) permainan, dan memiliki peraturan dalam bermain.
 Contoh: Othello, catur, halma, ludo, ular tangga, dll

- Mainan Kayu
Mainan anak yang dibuat dengan material kayu. Mainan kayu yang sering kita temui adalah yang berjenis mainan edukatif dan kreativitas. Tetapi mainan kayu bisa berjenis apa saja, seperti mainan alat musik, pretend play, bahkan board games.
Contoh: Kotak abjad kayu, buah atau sayur potong kayu, puzzle kayu, dll 

- Mainan Luar Ruangan 
Mainan anak yang biasanya dimainkan di luar ruangan.
Contoh: Cetakan pasir, tenda, bola, perahu, dll 

 

Dengan mengetahui kedua hal di atas, kita bisa tahu mainan apa yang cocok untuk anak kita. Tetapi yang jangan dilupakan bagi kita sebagai orang tua adalah, “Bermainlah dengan anak Anda!” Ya, tidak bijak jika kita membiarkan anak kita bermain sendiri. Dengan bermain bersama anak kita dapat mendidik serta kedekatan emosional antara anak dan orang tua akan lebih terbentuk. 

Selamat bermain .. laugh

 

/* share42.com | 07.05.2016 | (c) Dimox */ window.addEventListener('load',function(){var e=document.getElementsByTagName('div');for(var k=0;k';e[k].innerHTML=''+l+'';}};},false);

 

Artikel Terkait

    Diposkan: 2016-06-21 10:59:04 ; Dibaca: 1622 kali
  • Penting bagi Orang tua memilih jenis mainan anak yang cocok untuk si kecil.

 

Counter
  • Sedang Online 19
  • Hari Ini 112
  • Total 457014
TESTIMONI
  • barang sudah diterima, dibungkus kertas kado, anak saya senang sekali. thanks.

    Ardi Slamet
  • tasnya bagus.....sampenya juga cepet. thank you yaa

    Yunni
  • thanks mainanplus jamnya sudah diterima, anakku suka bgt

    Selly Septiana
  • lucuu ponakan sukaa, makacii hehehehe

    Fraystia
  • Respon dan pelayanan cepat, produk unik. Terima kasih.

    Budi Handoko
Like Us
Mau Bertanya?
.